NEWS N' SHARING
Rabu, 26 Agustus 2009 - - 0 Comments
NEWS N' SHARING
BERITA TERKINI
WASHINGTON - Departemen pertanian Amerika Serikat,
SUMBER GAMBAR:OKEZONE.COM dikabarkan tengah mengembangkan bahan bakar alternatif yang bersumber dari semangka. Buah tersebut dinilai memiliki kandungan gula yang dapat diproduksi untuk menjadi biofuel.
SUMBER GAMBAR:OKEZONE.COM dikabarkan tengah mengembangkan bahan bakar alternatif yang bersumber dari semangka. Buah tersebut dinilai memiliki kandungan gula yang dapat diproduksi untuk menjadi biofuel.Ilmuwan di Departemen Pertanian AS mengungkapkan bahwa semangka merupakan sumber gula yang sangat baik yang dapat distilasi ke dalam alkohol untuk bahan bakar mobil atau bahan bakar mesin-mesin pertanian.
Penggunaan semangka menjadi sumber energi alternatif juga dapat membantu para petani semangka di AS. Sebab, hampir 360 ribu ton semangka per tahun dinilai tak memenuhi standar buah untuk dikonsumsi. Dengan pembuatan energi alternatif ini, maka setidaknya semangka yang tak memenuhi standar itu dapat bermanfaat.
Menurut Dr Wayne Fish, ketua penelitian, 50 persen kandungan semangka dapat difermentasikan menjadi bahan bakar yang bernilai tinggi. Demikian dilansir Telegraph, Kamis (27/8/2009).
Bahan Bakar alternatif telah menjadi perhatian seluruh penduduk bumi. Uni Eropa bahkan menargetkan 5,75 persen bahan bakar kendaraan harus menggunakan bahan bakar ramah lingkungan yang bersumber dari tumbuhan. (srn)
SUMBER:OKEZONE.COM
Josh Chapple, 'Ponari' asal Inggris
Jum'at, 21 Agustus 2009 - 14:22 wib
SUMBER GAMBAR:OKEZONE.COM
LONDON - Seorang bocah berusia enam tahun bernama Josh Chapple, menemukan bongkahan meteor yang jatuh saat hujan meteor Perseid pada 12 Agustus lalu.
Bocah yang tinggal di Inggris itu menemukan batu meteor di halaman belakang rumahnya. Kala itu, Josh yang sedang bermain di pagi hari, melihat batu seukuran telur dengan ukuran diameter 6cm kali 4cm, warna hitam dengan baluran kerlap-kerlip mirip kristal.
"Saat sedang bermain dengan ayah dan ibu, saya melihat batu yang terbakar di dekat pintu belakang. Pada waktu itu, batu tersebut terlihat hitam, terang dan berkilau," jelas Josh, seperti yang dilansir Telegraph, Jumat (21/8/2009).
Karena menarik dan bentuknya seperti telur, Josh pun membawa pulang ke rumah batu meteor tersebut. Awalnya, Ibu Josh, Sarah, tidak menduga kalau batu hitam yang dibawa anaknya tersebut merupakan serpihan meteor yang jatuh ke bumi. Sang bunda baru meyakini setelah Sarah melakukan pencarian di internet.
"Ketika itu saya mencari gambar di internet. Dan hasilnya saya sungguh terkejut, karena batu itu sama seperti batu meteor yang pernah jatuh ke Bumi, di negara lain," tegas Sarah.
Memang saat peristiwa hujan meteor lalu, Sarah sekeluarga mengetahu peristiwa tersebut. Bahkan, mereka sempat akan mengabadikan fenomena langka itu pada malam harinya. Namun, dia tidak mengetahui adanya tanda-tanda batu meteor akan jatuh dekat perkarangannya.
Josh sendiri sangat senang dengan apa yang dia temukan. Diterangkan Sarah, anaknya mempunyai keinginan besar untuk melihat perjalanan meteor ke Bumi. Bahkan, Josh menyuruh orang tuanya untuk memfoto bekas lubang, yang awalnya dia pikir sebagai tempat mendaratnya Alien.
Mereka pikir, batu meteor tersebut dapat memberikan 'rejeki' pada keluarga. Pasalnya, saat melihat di situs lelang eBay, ada seorang warga Meksiko yang menjajakan sebuah batu meteor seharga 15.000 poundsterling per buah.
"Dengan harga sebesar itu, Josh sudah berangan-angan untuk membeli mobil balap mainan," ujar sang ayah.
Sayangnya, harapam itu pupus ketika di sudut lain di eBay, ia melihat seorang warga China yang melelang batu meteor miliknya hanya seharga 15 poundsterling.
(srn)
SUMBER:OKEZONE.COM
Mahasiswa Indonesia Kembangkan Robot 'Bermoral'
SUMBER GAMBAR:OKEZONE.COM

JAKARTA - Selangkah lagi dunia robot akan terhenyak dengan kemunculan robot yang memiliki 'moral'. Selama ini robot yang memiliki perasaan mungkin hanya dapat dilihat lewat layar kaca.
Lihat saja, kisah robot yang berbalik jahat menyerang penciptanya, atau mungkin Wall E, robot pengelola sampah yang mampu menyadarkan kehidupan umat manusia.
Berdasarkan penelitian dan pengembangan ahli robotika Indonesia dan Portugal, diperkirakan robot-robot yang memiliki sensitivitas perasaan bisa berdampingan dengan manusia.
Dalam International Journal of Reasoning-based Intelligent Systems, seperti dilansir Softpedia, Kamis (26/8/2009) Luis Moniz Pereira, dari Universidade Nova de Lisboa, Portugal, dan Ari Saptawijaya, mahasiswa Universitas Indonesia mencoba mengenalkan sebuah pendekatan baru dalam mekanisme 'pengambilan keputusan', sebuah robot berdasarkan logika komputasional.
Sistem yang dikembangkan kedua mahasiswa itu akan memprediksi semua kemungkinan logika yang akan dihadapi oleh robot. Robot nantinya bisa membayangkan semua konsekuensi dari setiap tindakannya, tak jauh berbeda dengan yang dilakukan manusia saat berhadapan dengan pilihannya. (srn)
SUMBER:OKEZONE.COM
This entry was posted on 18.52
You can follow any responses to this entry through
the RSS 2.0 feed.
You can leave a response,
or trackback from your own site.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar